Pertanian Organik

This slideshow requires JavaScript.

salah satu faktor pendukung dalam usaha tani pertanian organik adalah kualitas tanah. Tanah merupakan bagian terpenting dalam pertanian organik karena mengurangi suplay bahan kimia dari luar. Untuk dapat mengertahui kualitas tanah dapat dilakukan cara: 1. analisa visual, yakni dengan cara melihat langsung sifat fisik dan biologi tanah tersebut; 2. analisa tanaman, yakni denganmelihat respond atau gejala pertumbuhan yang ditunjukkan oleh tanaman yang tumbuh di atasnya; 3. analisa laburatorium, dengan mengambil sampel tanah yang akan dianalisa reaksi kimianya ataupun kandungan yang aada di dalamnya.

Fungsi tanah dalam pertanian organik: 1. Merangsang pertumbuhan tanaman; 2. menerima, menahan dan melepas air; 3. mendaur ulang karbohidrat dan nutrisi melalui mineralisasi; 4. memindahkan energi (dalam siklus makanan); 5. sebagai buffer (penyangga) dalam lingkungan.

Ciri-ciri tanah sehat diantaranya adalah: 1. terasa lembut dan mudah hancur; 2. mudah kering setelah kena air hujan (tidak menahan air dalam waktu yang lama); 3. tidak pecah-pecah setelah ditanami; 4. tidak mudah terjadi aliran permukaan (run-off) pada saat hujan lebat; 5. mjenyimpan kelembaban pada musim kemarau; 6. mendukung kehidupan mikrobia dan cacing tanah; 7. memiliki bau tanah yang khas; 8. tidak membutuhkan input untuk berproduksi tinggi; 9. menghasilkan tanaman yang sehat dan hasil tinggi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s